Ibu tahu kamu sibuk dan Ibu tidak meminta apa-apa darimu, yang Ibu minta adalah sedikit waktumu walaupun semenit saja untuk mendengar suaramu hanya untuk mengetahui kamu baik-baik saja.

Ibu mungkin keras padamu, Ibu mungkin cerewet padamu, tapi tahukah kenapa Ibu begitu?
Ibu terlalu menyayangimu dan takut setelah kamu dewasa dan menikah, Ibu tidak bisa memperlakukanmu lagi seperti kecil dulu…

nasehat ibu pada anaknya saat hari ibu
Sumber

Anakku…
Bila Ibu boleh memilih apakah Ibu berbadan lansing atau berbadan besar karena mengandungmu, maka Ibu akan memilih mengandungmu. Karena dalam mengandungmu, Ibu merasakan keajaiban dan kebesaran Pencipta kita.

Sembilan bulan nak…
Engkau hidup di perut Ibu
Engkau ikut kemanapun Ibu pergi
Engkau ikut merasakan ketika jantung Ibu berdetak karena kebahagiaan
Engkau menendang rahim Ibu ketika engkau merasa tidak nyaman karena Ibu kecewa dan berurai air mata…

* * *

Anakku…
Bila Ibu boleh memilih apakah Ibu harus operasi caesar atau Ibu harus berjuang melahirkanmu, maka Ibu memilih berjuang melahirkanmu. Karena menunggu dari jam ke jam, menit ke menit kelahiranmu adalah seperti menunggu antrian memasuki salah satu pintu surga.

Karena kedahsyatan perjuanganmu untuk mencari jalan keluar ke dunia sangat Ibu rasakan.
Saat itulah keagungan Pencipta menyelimuti kita berdua.
Malaikat tersenyum di antara peluh dan erangan rasa sakit yang tak pernah bisa Ibu ceritakan pada siapapun.

Dan ketika engkau hadir, tangismu memecah dunia…
Dan saat itulah.. saat paling membahagiakan
Segala sakit dan derita sirna melihat dirimu yang merah
Mendengarkan ayahmu mengumandangkan Adzan, kalimat Syahadat kebesaran Pencipta dan penetapan hati tentang junjungan kita Rasulullah SAW di telinga mungil kala itu.

* * *

Anakku…
Bila Ibu boleh memilih apakah Ibu berdada indah atau harus bangun tengah malam untuk menyusuimu, maka Ibu akan memilih menyusuimu.
Karena dengan menyusuimu Ibu telah membekali hidupmu dengan tetesan dan tegukan yang sangat berharga.
Merasakan kehangatan bibir dan badanmu di dada Ibu dalam kantuk, adalah sebuah rasa luar biasa yang orang lain tidak bisa rasakan.

* * *

Anakku…
Bila Ibu boleh memilih duduk belama-lama diruang rapat atau duduk dilantai menemanimu menempelkan puzzle, maka Ibu lebih memilih bermain puzzle denganmu.

Tetapi anakku…
Hidup memang pilihan…
Jika dengan pilihan Ibu, engkau merasa sepi dan merana maka maafkanlah nak…
Maafkan Ibu… maafkan Ibu…
Percayalah nak… Ibu sedang menyempurnakan puzzle kehidupan kita
Agar tidak ada satu kepingpun bagian puzzle kehidupan kita yang hilang
Percayalah nak… sepi dan meranamu adalah juga duka Ibu
Percayalah nak… engkau akan selalu menjadi belahan nyawa Ibu

 

______

Selamat hari ibu <3 <3 <3

Pembaca budiman selalu Like & Share...