puisi cinta rindu di hatimu
[image source]
Ketika harapan tak terjelmakan
dan ilusi tentangmu hanyalah bagian
dari noktah kecil yang bersinar redup di langit malam,

maka segala impian yang telah kita bangun mendadak sirna diterpa angin

sementara kerlip kunang-kunang tetap tak kuasa mempertahankan cahaya
dan lenyap perlahan dalam senyap, dalam gulita yang menyesakkan

Kita menyaksikan kerinduan yang dulunya lekat dalam dekapan,
melayang satu persatu ke pelukan langit bersama tatapan nanar, bisu dan tak terelakan.

* * *

“Entahlah, apakah kamu masih menyimpan rindu dihatimu,” katamu pilu

Sebab cinta, katamu lagi, kelak menemukan bentuknya, kapanpun itu,
pada redup bayang-bayang kepergianmu
juga pada kemilau hadirmu yang sesungguhnya semu

“Entahlah,” kataku getir
Kita akan memaknai rindu ini, sebagai lukisan jejak kenangan yang terpatri kekal dihati

atau hanyalah segores luka kecil yang kelak akan pulih dan terbenam bersama berlalunya waktu

Dan pada pagi dimana kita berdua terbangun nanti
Aku yakin, kita akan sama-sama tersenyum menyaksikan sinar mentari di ufuk
Yang terang menyinari menyelusup ruang kamar hingga ke bawah bantal
dimana rasa itu kita simpan rapi
dalam pilu
dalam rindu

* * *

Mencintaimu itu sederhana, cukup melalui mata dan akan berdiam selamanya di dalam hati.
Namun melupakanmu itu lah yang luar biasa
butuh malam-malam sepi yg bermandikan airmata,
atau bahkan butuh bertahun-tahun untuk benar-benar melupakanmu seutuhnya

Aku merasa ada yang hilang…
Tanpa tau apa yang sudah aku temukan…
Aku merasa menemukanmu…
Tanpa tau apa yang aku cari…
dan masih, aku seperti masih mencari
tanpa tau apa yang sudah hilang…

Ternyata aku sudah kehilanganmu

 

^^ ThanksCinta ^^
(hanya sebuah goresan)

Alivia Leyla Syafira

Alivia Leyla Syafira

Admilar & Stafsus 1Menit.com, cat lover, suka musik, traveling, dan berburu kuliner.

Pembaca budiman selalu Like & Share...