Apakah kamu sering marah? Apakah kamu punya teman atau pasangan yang sering marah? Nah, mungkin tulisan ini bisa kamu bagikan sama dia. Siapa tahu dia mau berubah… ๐Ÿ™‚

Marah-marah itu tidak baik untuk kesehatan fisik dan kesehatan mental
Marah bisa mematikan sebagian saraf, membuat orang diliputi rasa benci, dan membuat yang dimarahi juga merasa kesal. Jadi antara yang marah dan yang dimarahi sama-sama rugi jika situasinya tidak tepat dan alasannya tidak benar. [image source]
Menurut para ahli medis dan psikolog, pikiran kita sangat mempengaruhi emosi dan kesehatan tubuh kita. Demi kebaikanmu dan kebaikannya, cieee, ingatkanlah ia bahwa marah itu memang benar-benar menyehatkan. Bahkan menurut penelitian Institute for Mental Health Initiatives mengungkapkan bahwa orang yang marah berarti sehat, lebih sehat ketimbang memendam rasa jengkel. Asalkan, kelola marah dengan cara yang sehat, kendalikan dengan baik, pilih waktu yang tepat, dan jangan berlebihan.

Jadi kalau kamu ingin marah, carilah waktu dan cara yang tepat. Kalau tidak, bukannya menyehatkan malah kamu jadi semaput. ๐Ÿ™‚

Selain bagus untuk kesehatan, marah-marah juga akan membuat kesehatan kita memburuk jika berlebihan dan tidak pada situasi dan cara yang tepat. Mereka yang sering marah-marah mudah banget terkena macam-macam gangguan kesehatan seperti asma, hipertensi, jantung, gangguan kejiwaan, dan gangguan kesehatan lainnya. Bahkan beberapa penelitian menyebutkan bahwa ada korelasi antara orang mudah marah dengan orang-orang yang punya penyakit kronis dan mematikan. Wow!

Nasihat dari Laurence J. Peter tentang marah
Terjemahan kasar dari : Speak when you are angry – and you’ll make the best speech you’ll ever regret. (Laurence J. Peter )

So, sudahkah kamu marah hari ini? ๐Ÿ˜€

Pembaca budiman selalu Like & Share...