Edmund Hillary adalah orang yang pertama kali berhasil mendaki dan mencapai puncak gunung tertinggi di dunia, Mount Everest, pada tahun 1953. Dalam usahanya mendaki Everest, beliau ditemani oleh seorang pemandu lokal, Tenzing Norgay, yang berasal dari Nepal.

Kisah penaklukan Mount Everest oleh Edmund dan Tenzing
Edmund Hillary dan Tenzing Norgay di puncak Mount Everest. [image source]
Setelah mereka kembali dari puncak Mount Everest, hampir semua reporter dunia berebut mewawancarai Edmund Hillary, yang karena pencapaiannya mendapatkan gelar kebangsaan Inggris dan dikenal sebagai Sir Edmund Hillary. Hanya ada satu reporter yang mewawancarai Tenzing Norgay.

Reporter bertanya kepada Tenzing, “Bagaimana perasaan Anda dengan keberhasilan menaklukkan puncak gunung tertinggi di dunia?
Tenzing Norgay menjawab, “Sangat senang sekali.
Reporter kembali bertanya, “Anda kan seorang Sherpa alias pemandu bagi Sir Edmund Hillary, tentunya posisi Anda berada di depan dia. Bukankah seharusnya Anda yang menjadi orang yang pertama yang menjejakkan kaki di puncak Mount Everest?
Tenzing Norgay tersenyum. Dengan pelan ia menjawab, “Ya, benar sekali. Pada saat tinggal satu langkah mencapai puncak, saya mempersilakan Edmund untuk menjejakkan kakinya dan menjadi orang pertama yang berhasil menaklukkan Puncak Gunung Tertinggi di dunia.
Mengapa Anda lakukan ini?
Tenzing Norgay menjawab dengan keramahan yang sangat tulus. Saking tulusnya, kedua pipinya berseri-seri. “Karena itulah impian Edmund, bukan impian saya. Impian saya hanyalah berhasil membantu dan mengantar Edmund meraih impiannya.

Hikmah yang Dapat Diambil

Disampin kita harus punya impian yang tinggi, membantu orang lain untuk menggapai impiannya adalah sesuatu yang luar biasa. Impian Tenzing begitu sederhana, yaitu membantu Edmund untuk meraih impiannya.
Apakah Anda pernah berpikir untuk membantu anak, istri, suami, sahabat, karyawan, bos, atau tetangga Anda untuk meraih impiannya? Apa yang sudah Anda lakukan untuk mereka?

Pembaca budiman selalu Like & Share...