Kelima kunci / formula ini diadaptasi dari cerita pertandingan lari antara kura-kura dan kelinci. Kelima tips sukses ini yaitu bagaimana seharusnya kita berani untuk memulai; ketika sudah mulai, maka hendaknya kita melakukannya dengan konsisten baik ketika kondisi menguntungkan maupun ketika kondisi menyusahkan; selanjutnya bagaimana mengenali talenta (bakat) dan passion kita; bagaimana perbedaan antara individu yang hebat dan tim yang hebat; dan yang terakhir adalah tidak pernah menyerah.

Kelima kunci sukses tersebut akan dibahas secara menyeluruh pada artikel ini yang terbagi ke dalam lima halaman. Pertama, mari kita bahas tentang keberanian kita untuk mengambil langkah pertama:

1. Beranilah Mengambil Langkah Pertama

berani mengambil keputusan dan mengambil langkah pertama
Langkah pertama adalah pilihan yang sulit. Jika berani mengambil keputusan dan berani melangkah, maka langkah selanjutnya akan lebih mudah. [image source]
Tidak ada yang bisa memastikan bahwa kita akan menang dalam suatu pertandingan. Tidak ada yang bisa menjamin hal itu. Tapi kalau kita tidak pernah ikut pertandingan, sudah bisa dipastikan bahwa kita tidak takkan pernah menang. Prinsipnya :

Lebih baik gagal dalam berjuang untuk meraih cita-cita, daripada gagal tanpa pernah tahu bagaimana rasanya berjuang.

Untuk itu, kita harus mengubah cara pandang. Banyak orang yang menganggap dirinya tak berdaya dan tak memiliki percaya diri seperti kura-kura (lihat cerita inspiratif ini). Kita tidak boleh meremehkan diri sendiri dengan sering berkata, “saya hanya …“, seperti :

“Ah, saya kan hanya seorang mahasiswa, mana mungkin bisa punya bisnis sendiri?”
“Saya kan cuma ibu rumah tangga, bagaimana mungkin saya punya penghasilan tambahan?”
“Saya hanya rakyat biasa, tidak punya modal, tidak berpendidikan tinggi, bagaimana saya bisa sukses?”

Mengubah cara pandang membutuhkan keberanian. Jangan mengatakan “Saya hanya ...”, tapi seharusnya “Justru karena …“. Seperti :

“Justru karena saya mahasiswa, saya punya kesempatan dan energi yang lebih banyak…”
“Justru karena saya ibu rumah tangga, saya punya waktu yang lebih banyak untuk mencari tambahan …”
“Justru karena saya rakyat biasa yang tak punya modal, maka saya harus sukses. Sehingga menjadi inspirasi bagi orang lain …”

Kita sama-sama percaya bahwa kita adalah makhluk tuhan dengan akal budi sehingga kita harus menghargai itu, harus yakin! Seperti kura-kura yang percaya pada kemampuan sediri. Meskipun secara akal sehat, seekor kura-kura tidaklah mungkin menang dari kelinci dalam lomba lari. Tapi karena kura-kura berani berpartisipasi dalam pertandingan tersebut, dia baru tahu kalau ternyata kelinci bisa saja teledor dan tertidur selama pertandingan.

Kita tidak tahu apa yang akan terjadi ketika memutuskan untuk memulai sesuatu. Yang kita yakini adalah, Tuhan pasti akan membantu kita karena kita memberikan “kesempatan” pada Tuhan untuk menunjukkan kuasanya selama kita dalam “pertandingan” itu.

bersambung ke halaman berikutnya…

Pembaca budiman selalu Like & Share...